Judi Onlline

Karena Judi Online, Pegawai Hotel Mencuri Perhiasan Milik Majikannya

Karena Judi Online, Pegawai Hotel Mencuri Perhiasan Milik Majikannya. ecword.org - Seorang pegawai hotel bernama Roni W Simanjuntak (23), warga Desa Onan Runggu, Kecamatan Sipahutar, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, ditangkap oleh petuga polisi karena telah mencuri perhiasan milik majikannya

Karena Judi Online, Pegawai Hotel Mencuri Perhiasan Milik Majikannya.

ecword.org – Seorang pegawai hotel bernama Roni W Simanjuntak (23), warga Desa Onan Runggu, Kecamatan Sipahutar, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, ditangkap oleh petuga polisi karena telah mencuri perhiasan milik majikannya.

Tindakan ini dilakukan Roni karena membutuhkan uang untuk bermain judi online.

Kasat Reskrim Polres Tapanuli Utara, AKP Kristo Tamba mengatakan, bahwa tersangka nekat membobol kamar anak majikannya untuk dapat mengambil sejumlah perhiasan serta dua buku tabungan mililk anak majikannya. Korban bernama Rosinta Marito Hutabarat (40).

Pencurian terjadi Minggu (7/11) pukul 14.00 WIB. Saat itu korban yang merupakan menantu sipemilik hotel sedang keluar. Suasana hotel saat kejadian juga sepi.

Baca Juga Artikel Kami : Curi Motor Hanya untuk Bermain Judi Online

“Saat itu tersangka beraksi setelah melihat kondisi dan situasi yang sudah aman, setelah korban pulang ia melihat kamarnya berantakan.

Kemudian, korban melapor ke Polsek Tapanuli Utara pada hari yang sama,” kata Kristo kepada wartawan, Jumat (12/3).

Kemudian, tersangka ditangkap pada Senin (29/11). Tersangka mengakui perbuatannya. Berdasarkan pengakuan tersangka, barang curian tersebut telah dijual di Kota Medan.

Emas hasil curian itu langsung dijual tersangka dengan harga Rp.24 juta untuk Oloan Siregar (44) warga Patumbak, Deli Serdang.

Selanjutnya, uang hasil penjualan emas tersebut digunakan tersangka untuk bermain judi online. “Tersangka Olian Siregar juga sudah kami tangkap dan ditahan sebagai perantara,” kata Kristo.

Selanjutnya, tersangka Roni dijerat Pasal 362 KHUP dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

Sementara itu, Oloan dijerat dengan Pasal 480 KUHP dengan ancaman hukuman empat tahun penjara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *